Franklin County News — KBRN, Surakarta: Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kini sudah jadi bagian dari kehidupan masyarakat, dan berdampak pada berbagai bidang kehidupan, baik positif maupun negatif, mulai dari ekonomi hingga sosial dan budaya. Sebuah artikel di Jurnal Analisa Sosiologi (April 2014, Hendro Setyo Wahyudi, Mita Puspita Sukmasari) menunjukkan bahwa meskipun teknologi bisa memberikan kemudahan dan kesejahteraan, tetapi juga membawa tantangan serius, terutama terkait nilai-nilai kemanusiaan dan perbedaan sosial.
Penelitian ini mengakui bahwa Teknologi mempercepat dan meningkatkan produksi barang, baik jenisnya, jumlahnya, maupun kualitasnya, bisa dilakukan secara massal dan berkelanjutan. Kemajuan teknologi telah memberikan banyak kemudahan dalam kehidupan manusia, mulai dari penyampaian informasi melalui media modern seperti televisi hingga sarana komunikasi yang memudahkan urusan sehari-hari, menjadikan aktivitas lebih produktif, efektif, dan efisien.
Namun, dampak negatif dari teknologi juga perlu diwaspadai. Salah satu masalah yang dibahas adalah kecenderungan manusia bersikap lengah terhadap hal-hal yang bermanfaat karena terlalu terpukau oleh fitur menarik, permainan, dan berbagai video yang ditawarkan teknologi.
Waktu yang bisa digunakan untuk kegiatan positif sekarang sering kali dikuasai oleh penggunaan teknologi. Selain itu, kemajuan teknologi yang cepat bisa memicu budaya kapitalisme yang mendorong konsumsi berlebihan.
Ini diperparah oleh globalisasi, yang berpotensi menciptakan kesenjangan sosial yang tajam antara orang kaya dan orang miskin akibat persaingan bebas. Kondisi seperti ini menimbulkan kekhawatiran bahwa dapat menciptakan ketegangan, mengganggu stabilitas kehidupan nasional, bahkan memperparah angka pengangguran dan kemiskinan.
Para peneliti menyarankan bahwa pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia harus didasarkan pada nilai-nilai budaya bangsa, terutama nilai kemanusiaan yang adil dan beradab yang terkandung dalam Pancasila. Nilai-nilai kemanusiaan harus menjadi dasar moral agar penggunaan teknologi menjadi adil dan beradab.
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah merubah hampir seluruh aspek kehidupan manusia. Mulai dari sistem transportasi, layanan kesehatan, pendidikan, hingga sektor ekonomi, teknologi memberikan kemudahan, efisiensi, dan akses yang sebelumnya sulit dijangkau. Misalnya, platform e‑learning memungkinkan siswa di daerah terpencil mengakses materi pendidikan berkualitas. Di bidang kesehatan, telemedicine mempermudah pasien untuk berkonsultasi dengan dokter tanpa harus bepergian jauh. Inovasi seperti fintech dan e-commerce pun membuka peluang usaha baru, mempermudah transaksi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan pendapatan tambahan.
Peningkatan Produktivitas dan Peluang Ekonomi
Selain akses layanan, teknologi turut mendorong produktivitas. Otomatisasi industri, sistem manajemen digital, dan aplikasi produktivitas membuat pekerjaan lebih cepat, akurat, dan hemat biaya. Hal ini berdampak langsung pada peningkatan pendapatan individu maupun perusahaan. Para pekerja bisa mengakses peluang kerja dari jarak jauh, sementara pengusaha UMKM dapat memasarkan produk mereka ke pasar global melalui e-commerce. Dengan demikian, teknologi berperan sebagai alat penggerak kesejahteraan masyarakat modern.
Kesenjangan Sosial yang Meningkat
Namun, kemajuan teknologi tidak selalu membawa dampak positif secara merata. Salah satu dampak negatif yang terlihat adalah kesenjangan sosial dan digital. Tidak semua kelompok masyarakat memiliki akses yang sama terhadap teknologi. Mereka yang tinggal di daerah terpencil, kurang berpendidikan, atau tidak mampu membeli perangkat digital, kerap tertinggal. Hal ini menciptakan jurang antara kelompok yang mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan dan kelompok yang justru semakin terpinggirkan.
Dampak Kesenjangan terhadap Pendidikan dan Ekonomi
Kesenjangan digital ini berdampak pada pendidikan dan ekonomi. Siswa yang tidak memiliki akses internet atau perangkat yang memadai cenderung tertinggal dalam pembelajaran daring. Sementara itu, pekerja yang tidak mahir menggunakan teknologi bisa kehilangan peluang kerja atau terpaksa menghadapi upah lebih rendah. Di sektor ekonomi, bisnis kecil tanpa akses teknologi kesulitan bersaing dengan perusahaan besar yang memanfaatkan sistem digital. Akibatnya, teknologi yang semula bertujuan mempermudah justru bisa memperlebar kesenjangan sosial dan ekonomi.
Peran Pemerintah dan Masyarakat
Untuk meminimalkan dampak negatif ini, pemerintah dan masyarakat perlu bekerja sama. Pemerintah dapat memperluas infrastruktur digital, menyediakan pelatihan keterampilan teknologi, dan memberi akses perangkat bagi masyarakat kurang mampu. Sementara itu, sektor swasta dapat menyelenggarakan program literasi digital, mendukung UMKM untuk go digital, dan menciptakan solusi teknologi yang inklusif. Dengan langkah ini, teknologi dapat lebih efektif meningkatkan kesejahteraan tanpa menimbulkan kesenjangan yang signifikan.
Teknologi adalah pedang bermata dua. Di satu sisi, ia meningkatkan kualitas hidup, efisiensi, dan kesejahteraan masyarakat. Di sisi lain, jika tidak dikelola dengan baik, teknologi dapat memperbesar kesenjangan sosial dan ekonomi. Tantangan utama adalah memastikan akses, keterampilan, dan pemanfaatan teknologi merata bagi semua lapisan masyarakat. Dengan pendekatan inklusif, teknologi bisa menjadi jembatan bagi kesejahteraan, bukan sekadar pemisah bagi mereka yang tertinggal.
Franklin County News — Jakarta dikenal sebagai pusat ekonomi dan bisnis Indonesia, sehingga permintaan properti mewah di kota ini terus meningkat. Hunian dan gedung premium menjadi simbol gaya hidup modern, kenyamanan, dan status sosial bagi sebagian masyarakat. Properti mewah tidak hanya dilihat dari harga, tetapi juga dari desain, lokasi, kualitas material, serta fasilitas yang ditawarkan.
Pengembang properti di Jakarta kini berlomba-lomba menghadirkan konsep hunian dan komersial yang unik, modern, sekaligus berkelas internasional. Konsep ini tidak hanya menyasar kaum elite, tetapi juga investor yang melihat properti mewah sebagai aset bernilai tinggi dengan potensi keuntungan jangka panjang.
Desain Arsitektur yang Elegan dan Modern
Salah satu faktor utama yang membedakan properti mewah di Jakarta adalah desain arsitektur. Banyak pengembang menggandeng arsitek ternama baik nasional maupun internasional untuk menciptakan hunian yang estetis, fungsional, dan ikonik.
Desain properti mewah biasanya menonjolkan konsep open space, pencahayaan alami, ventilasi yang baik, dan kombinasi material premium seperti marmer, kayu berkualitas tinggi, serta kaca tempered. Setiap detail diperhatikan, mulai dari fasad bangunan, tata ruang interior, hingga lanskap taman. Hal ini membuat properti mewah tidak hanya nyaman untuk ditinggali, tetapi juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi pemiliknya.
Lokasi Strategis Menjadi Nilai Tambah
Lokasi menjadi salah satu pertimbangan penting dalam pembuatan properti mewah di Jakarta. Banyak proyek premium dikembangkan di kawasan strategis seperti pusat bisnis, dekat akses transportasi utama, area perbelanjaan, hingga fasilitas pendidikan dan kesehatan ternama.
Selain itu, properti mewah sering ditempatkan di kawasan hijau atau pinggir danau, dengan pemandangan yang menenangkan. Lokasi yang strategis bukan hanya meningkatkan kualitas hidup penghuni, tetapi juga menjadi faktor penting dalam menentukan nilai investasi properti di masa depan.
Fasilitas Lengkap untuk Gaya Hidup Modern
Properti mewah di Jakarta kini menawarkan berbagai fasilitas lengkap yang memenuhi gaya hidup modern dan eksklusif. Beberapa fasilitas yang sering ditemukan antara lain kolam renang privat atau komunitas, gym berstandar internasional, taman bermain anak, lounge eksklusif, hingga sistem keamanan canggih 24 jam.
Fasilitas tambahan seperti home theater, smart home system, dan ruang kerja pribadi semakin menarik minat pembeli yang menginginkan kenyamanan maksimal. Dengan fasilitas lengkap, properti mewah tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga lifestyle statement yang menunjukkan kemewahan dan modernitas.
Material Berkualitas dan Teknologi Bangunan
Kualitas material menjadi aspek penting dalam pembangunan properti premium. Pengembang menggunakan bahan bangunan berkualitas tinggi untuk menjamin keamanan, kenyamanan, dan ketahanan properti. Selain itu, teknologi konstruksi modern diterapkan untuk efisiensi energi, stabilitas struktur, dan pengelolaan lingkungan.
Sistem bangunan pintar, ventilasi dan pencahayaan alami, serta teknologi ramah lingkungan kini menjadi standar tambahan bagi properti mewah. Hal ini tidak hanya memberikan kenyamanan bagi penghuni, tetapi juga mendukung konsep hunian berkelanjutan yang semakin diminati di era modern.
Investasi dan Nilai Properti Mewah
Properti mewah di Jakarta tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai aset investasi. Nilai properti premium cenderung meningkat dari tahun ke tahun, terutama jika terletak di lokasi strategis dan dikembangkan dengan kualitas tinggi.
Investor melihat properti mewah sebagai instrumen untuk diversifikasi aset sekaligus sarana penyimpanan nilai. Proyek properti premium yang berhasil menghadirkan desain ikonik, fasilitas lengkap, dan lokasi strategis biasanya memiliki daya tarik yang tinggi di pasar, baik untuk dijual kembali maupun disewakan.
Tantangan dalam Pembuatan Properti Mewah
Membangun properti mewah bukan tanpa tantangan. Biaya pembangunan yang tinggi, regulasi pemerintah, dan ketersediaan lahan menjadi beberapa faktor yang harus dihadapi pengembang. Selain itu, menjaga kualitas dan konsistensi desain dari awal hingga akhir konstruksi menjadi hal krusial.
Namun, pengembang terkemuka di Jakarta memiliki pengalaman dan sumber daya yang memadai untuk menghadapi tantangan tersebut. Mereka mampu menggabungkan kreativitas arsitektur, teknologi konstruksi, serta manajemen proyek yang baik untuk menghasilkan properti mewah yang memenuhi harapan pasar.
Pembuatan properti mewah di Jakarta menghadirkan kombinasi antara desain arsitektur elegan, lokasi strategis, fasilitas lengkap, dan material berkualitas tinggi. Hunian premium ini tidak hanya menjadi simbol gaya hidup modern, tetapi juga investasi bernilai tinggi bagi pemiliknya.
Dengan terus berkembangnya teknologi konstruksi dan desain interior, properti mewah di Jakarta diproyeksikan akan semakin inovatif dan berkelas. Bagi pengembang, keberhasilan proyek properti premium menunjukkan kemampuan mereka memenuhi kebutuhan konsumen elit sekaligus memperkuat ekosistem properti di ibu kota. Bagi masyarakat, properti mewah menghadirkan pilihan hunian yang nyaman, aman, dan bernilai estetika tinggi, sekaligus memberikan pengalaman hidup yang unik dan eksklusif.
Franklin County News — Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia semakin dituntut untuk melek teknologi di era digital. Salah satu inovasi yang kini banyak dimanfaatkan adalah Artificial Intelligence (AI). Teknologi AI diyakini mampu menjadi “senjata” baru bagi UMKM untuk meningkatkan efisiensi operasional, menjangkau pasar lebih luas, dan mendongkrak penjualan produk maupun jasa.
Dengan lebih dari 64 juta UMKM di Indonesia, pemerintah dan pelaku industri sepakat bahwa transformasi digital bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan untuk bertahan dan bersaing, terutama di tengah tren belanja online yang terus meningkat.
Peran AI dalam UMKM
AI bukan sekadar istilah futuristik. Teknologi ini dapat diterapkan dalam berbagai aspek UMKM, antara lain:
- Pemasaran Digital Otomatis – AI mampu menganalisis perilaku konsumen, menentukan target pasar, dan menyesuaikan konten promosi secara otomatis.
- Chatbot Layanan Pelanggan – Membantu menjawab pertanyaan konsumen 24/7, meningkatkan kepuasan pelanggan.
- Prediksi Permintaan Produk – AI dapat menganalisis data penjualan sebelumnya untuk memprediksi kebutuhan stok dan tren produk.
- Analisis Harga dan Persaingan – Membantu UMKM menentukan strategi harga yang kompetitif berdasarkan data pasar.
Dengan penerapan AI, UMKM tidak hanya bekerja lebih efisien, tetapi juga mampu mengambil keputusan berbasis data yang lebih akurat.
Contoh Penerapan AI di UMKM
Beberapa UMKM sudah mulai memanfaatkan AI untuk mendukung bisnis mereka:
- Toko Online Fashion – Menggunakan algoritma AI untuk merekomendasikan produk sesuai preferensi pelanggan.
- Kuliner – AI membantu memprediksi menu yang populer berdasarkan tren musiman dan ulasan pelanggan.
- Kerajinan Lokal – Mengoptimalkan promosi digital melalui media sosial dengan AI untuk menjangkau pasar global.
Hasilnya, beberapa pelaku UMKM melaporkan peningkatan penjualan hingga 30–50% setelah memanfaatkan teknologi AI.
Pentingnya Melek Teknologi
Melek teknologi berarti UMKM harus memahami cara menggunakan platform digital, media sosial, e-commerce, dan AI tools. Menurut data pemerintah, UMKM yang aktif di platform digital memiliki peningkatan omzet rata-rata dua kali lipat dibanding yang masih mengandalkan metode konvensional.
Penerapan teknologi juga membantu UMKM:
- Efisiensi Operasional – Proses administrasi dan manajemen inventori lebih cepat.
- Jangkauan Pasar Lebih Luas – Bisa menjual produk hingga ke pasar internasional.
- Kemudahan Analisis Bisnis – Data pelanggan dan penjualan bisa dianalisis untuk strategi lebih efektif.
Dukungan Pemerintah dan Industri
Pemerintah Indonesia mendorong transformasi digital UMKM melalui berbagai program, seperti:
- Pelatihan Digitalisasi UMKM – Memberikan pemahaman dasar penggunaan teknologi dan e-commerce.
- Subsidi dan Bantuan Teknologi – Mendukung pembelian software dan tools AI.
- Kolaborasi dengan Platform Digital – Kerjasama dengan marketplace besar agar UMKM mudah mengadopsi teknologi.
Sementara itu, berbagai startup teknologi menyediakan solusi AI yang mudah digunakan oleh UMKM dengan harga terjangkau. Ini termasuk platform analisis data, chatbot, dan rekomendasi pemasaran otomatis.
Tantangan Implementasi AI
Meskipun menjanjikan, penerapan AI di UMKM tidak lepas dari tantangan:
- Biaya Awal – Investasi awal untuk perangkat lunak AI dan pelatihan karyawan bisa terasa berat bagi UMKM kecil.
- Kurangnya Pengetahuan Teknis – Beberapa pelaku usaha masih belum memahami cara menggunakan AI secara optimal.
- Data Minim – AI membutuhkan data untuk belajar; UMKM yang belum terdigitalisasi memiliki keterbatasan data.
- Adaptasi Karyawan – Perlu pelatihan agar karyawan bisa memanfaatkan AI dalam operasional sehari-hari.
Untuk mengatasi hal ini, UMKM dianjurkan memulai dari teknologi sederhana dan meningkat secara bertahap sesuai kebutuhan dan kemampuan.
Prospek AI di UMKM
Penggunaan AI diyakini akan semakin meluas, terutama karena:
- Tren e-commerce yang terus meningkat – UMKM harus hadir di platform digital agar tetap kompetitif.
- Kebutuhan efisiensi dan personalisasi – Konsumen menginginkan layanan cepat dan sesuai preferensi.
- Kemampuan skalabilitas bisnis – AI memudahkan UMKM berkembang tanpa perlu menambah banyak karyawan.
Dengan strategi yang tepat, UMKM bisa memanfaatkan AI untuk meningkatkan omzet, memperluas pasar, dan meningkatkan loyalitas pelanggan.
AI kini menjadi senjata strategis bagi UMKM untuk bersaing di era digital. Dengan pemanfaatan teknologi ini, UMKM dapat
- Mempercepat pemasaran dan pelayanan pelanggan.
- Meningkatkan prediksi penjualan dan manajemen stok.
- Mengambil keputusan bisnis berbasis data.
Melek teknologi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan bagi UMKM untuk bertahan dan berkembang. Dukungan pemerintah, pelatihan digital, serta solusi AI yang terjangkau menjadi kunci sukses transformasi digital UMKM di Indonesia.
UMKM yang mampu memanfaatkan teknologi dan AI bukan hanya meningkatkan penjualan, tetapi juga membuka peluang untuk menembus pasar global, sehingga bisnis lebih berkelanjutan dan kompetitif.
Franklin County News — PT Pertamina (Persero) kembali mengambil langkah strategis dalam transformasi bisnisnya dengan melepas sejumlah unit usaha non-inti, termasuk rumah sakit, layanan aviasi, hingga anak usaha di sektor asuransi. Keputusan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk fokus pada bisnis inti energi dan migas, sekaligus memperkuat kinerja keuangan serta efisiensi operasional.
Manajemen Pertamina menyebut bahwa langkah ini tidak menandai pengurangan skala perusahaan secara keseluruhan, melainkan penataan portofolio bisnis agar lebih fokus pada sektor strategis seperti eksplorasi dan produksi minyak, gas, serta energi baru dan terbarukan.
Unit Bisnis yang Dilepas
Berdasarkan keterangan resmi, Pertamina melepas beberapa unit usaha yang tidak termasuk bisnis inti, antara lain:
- Rumah Sakit Pertamina – Unit layanan kesehatan untuk masyarakat dan pegawai yang dikelola secara mandiri.
- Layanan Aviasi – Termasuk manajemen hangar, ground handling, dan logistik penerbangan untuk kebutuhan internal maupun komersial.
- Anak Usaha Asuransi – Perusahaan yang menyediakan layanan asuransi untuk risiko operasional maupun karyawan.
Proses pelepasan dilakukan melalui divestasi sebagian saham, merger dengan pihak ketiga, atau penjualan aset strategis. Pertamina memastikan seluruh proses transparan dan sesuai dengan regulasi yang berlaku, serta tetap menjaga hak pegawai dan kepentingan stakeholder.
Progres Divestasi hingga Saat Ini
Sumber internal Pertamina menyebutkan bahwa progres pelepasan bisnis non-inti ini sudah mencapai tahap lanjutan:
- Rumah sakit – Sedang dalam tahap due diligence dengan beberapa calon investor strategis. Fokus utama adalah memastikan kontinuitas layanan bagi pasien dan pegawai.
- Layanan aviasi – Negosiasi dengan perusahaan aviasi nasional dan swasta sedang berjalan, dengan opsi pengelolaan secara joint venture atau pengalihan penuh.
- Asuransi – Proses audit dan evaluasi portofolio risiko hampir selesai, menyiapkan penawaran untuk calon pembeli atau mitra strategis.
Manajemen Pertamina menargetkan seluruh proses ini rampung dalam 12–18 bulan ke depan, tergantung pada persetujuan regulator dan kesepakatan final dengan pihak pembeli.
Alasan Pelepasan Bisnis Non-Inti
Direktur Utama Pertamina menjelaskan bahwa langkah ini selaras dengan strategi perusahaan untuk:
- Fokus pada Bisnis Inti Migas dan Energi Terbarukan – Menyediakan energi yang andal dan ramah lingkungan.
- Efisiensi dan Optimalisasi Modal – Mengalihkan dana dan sumber daya ke sektor yang memberikan kontribusi terbesar terhadap pendapatan.
- Mengurangi Risiko Non-Energi – Unit usaha di luar energi cenderung menghadapi risiko operasional dan regulasi yang berbeda.
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari transformasi korporasi modern, di mana perusahaan besar harus memprioritaskan bisnis yang menjadi kompetensi inti agar tetap kompetitif di tingkat global.
Dampak bagi Pegawai dan Layanan
Pihak Pertamina menekankan bahwa pegawai yang bekerja di unit-unit yang dilepas akan tetap mendapatkan perlindungan dan opsi relokasi. Dalam beberapa kasus, pegawai dapat dialihkan ke unit usaha Pertamina lain sesuai kebutuhan, atau tetap bekerja di unit yang diakuisisi pihak ketiga dengan hak yang dijamin.
Untuk layanan publik, seperti rumah sakit dan layanan aviasi, Pertamina memastikan kontinuitas operasional tidak terganggu. Proses transisi dilakukan secara bertahap agar pasien, klien, dan pengguna layanan tetap menerima pelayanan berkualitas.
Analisis Ekonomi: Efisiensi dan Fokus Strategis
Para analis menilai langkah Pertamina ini sebagai keputusan strategis yang tepat di tengah dinamika industri energi global. Dengan melepas unit usaha non-inti, Pertamina dapat:
- Memperkuat posisi finansial dengan meningkatkan likuiditas.
- Mengurangi beban operasional dan risiko non-energi.
- Fokus pada inovasi energi baru dan pengembangan migas yang lebih berkelanjutan.
Transformasi ini juga memudahkan Pertamina untuk bersaing dengan perusahaan energi internasional yang mulai mengalihkan portofolio mereka ke energi rendah karbon.
Langkah ke Depan: Transformasi Pertamina
Setelah melepas bisnis non-inti, Pertamina akan lebih fokus pada pengembangan empat pilar strategis:
- Upstream – Eksplorasi dan produksi minyak dan gas.
- Refinery & Petrochemical – Optimalisasi kilang dan produksi bahan bakar serta petrokimia.
- Gas & New Energy – Distribusi gas bumi, LNG, dan energi terbarukan.
- Power & Renewable Energy – Pembangkit listrik, biofuel, hidrogen, dan solusi energi hijau.
Dengan fokus ini, Pertamina menargetkan pertumbuhan yang lebih stabil, efisiensi biaya lebih tinggi, dan kontribusi signifikan terhadap ketahanan energi nasional.
Transparansi dan Dukungan Stakeholder
Pertamina menegaskan bahwa proses divestasi unit usaha non-inti dilakukan transparan, melibatkan regulator, investor, dan serikat pekerja. Hal ini penting untuk memastikan proses berjalan lancar, mengurangi risiko hukum, dan mempertahankan reputasi perusahaan sebagai BUMN yang profesional.
Selain itu, komunikasi rutin dilakukan kepada publik untuk menjaga kepercayaan masyarakat, terutama terkait layanan rumah sakit dan layanan aviasi yang tetap harus tersedia tanpa gangguan.
Franklin County News — Kawasan Pasuruan Timur kini menjadi sorotan bagi pengembang properti dan investor yang mencari peluang ekspansi di wilayah penyangga kota besar. Tren ini muncul seiring meningkatnya permintaan hunian, kawasan industri, dan fasilitas pendukung di daerah yang masih relatif luas dan memiliki harga tanah kompetitif. Berbagai perusahaan properti mulai melakukan survei lokasi, akuisisi lahan, dan merencanakan pembangunan perumahan serta kawasan mixed-use di Pasuruan Timur.
Fenomena ini tidak lepas dari perkembangan infrastruktur di Jawa Timur, termasuk pembangunan jalan tol, akses transportasi publik, dan ketersediaan fasilitas sosial. Banyak investor menilai Pasuruan Timur memiliki potensi pertumbuhan nilai properti yang tinggi dalam jangka menengah hingga panjang.
Alasan Pasuruan Timur Menjadi Daya Tarik Investasi
Beberapa faktor membuat Pasuruan Timur diminati perusahaan properti:
- Harga tanah relatif terjangkau – Dibanding wilayah kota utama seperti Surabaya atau Malang, harga tanah di Pasuruan Timur masih kompetitif, memungkinkan perusahaan mengembangkan proyek besar dengan modal terjangkau.
- Akses transportasi semakin baik – Jalan tol, jalur kereta api, dan jalan provinsi membuat Pasuruan Timur mudah diakses dari pusat ekonomi regional.
- Potensi pasar hunian – Pertumbuhan penduduk dan urbanisasi menyebabkan permintaan hunian meningkat.
- Lingkungan yang masih hijau dan luas – Cocok untuk pembangunan perumahan, kawasan industri ringan, serta pusat komersial.
- Kebijakan pemerintah daerah pro-investasi – Fasilitasi izin pembangunan dan dukungan infrastruktur menjadi insentif tambahan bagi pengembang.
Faktor-faktor tersebut menjadi alasan utama mengapa banyak perusahaan properti mulai mengarahkan fokusnya ke Pasuruan Timur.
Jenis Proyek Properti yang Dikembangkan
Di Pasuruan Timur, sejumlah perusahaan properti mulai merencanakan berbagai tipe proyek, antara lain:
1. Perumahan Terpadu
Perusahaan membangun cluster perumahan dengan fasilitas lengkap seperti taman, jogging track, keamanan 24 jam, dan area bermain anak. Konsep perumahan ini menyasar keluarga muda dan pekerja profesional.
2. Mixed-Use Development
Beberapa proyek menggabungkan hunian, pusat perbelanjaan, dan fasilitas layanan publik seperti sekolah dan klinik. Konsep ini bertujuan menciptakan komunitas mandiri di dalam satu kawasan.
3. Kawasan Industri dan Pergudangan
Investor juga melihat peluang pembangunan kawasan industri ringan dan pergudangan karena posisi strategis Pasuruan Timur yang dekat dengan jalur logistik Jawa Timur.
4. Resort dan Fasilitas Rekreasi
Sebagian lahan yang dekat dengan pemandangan alam dan sungai juga dipertimbangkan untuk pembangunan resort, vila, atau fasilitas rekreasi yang menyasar pasar wisatawan lokal maupun nasional.
Dampak Positif bagi Ekonomi Lokal
Investasi properti di Pasuruan Timur diperkirakan akan membawa dampak positif yang signifikan bagi perekonomian lokal, antara lain:
- Meningkatkan lapangan kerja – Pekerjaan konstruksi, desain interior, hingga jasa pendukung properti akan terserap masyarakat lokal.
- Pertumbuhan ekonomi daerah – Perputaran uang dari pembelian material, jasa, dan fasilitas pendukung akan mendorong ekonomi wilayah.
- Peningkatan fasilitas publik – Pengembang sering bekerja sama dengan pemerintah untuk membangun jalan, taman, atau fasilitas sosial sebagai bagian dari proyek.
- Kenaikan nilai tanah – Investasi jangka panjang cenderung menaikkan harga tanah sehingga pemilik lahan lokal bisa mendapatkan keuntungan.
Dengan demikian, investasi properti di Pasuruan Timur tidak hanya menguntungkan perusahaan, tetapi juga membawa manfaat bagi masyarakat setempat.
Tantangan yang Dihadapi Pengembang
Meski menjanjikan, pengembangan properti di Pasuruan Timur juga menghadapi beberapa tantangan:
- Ketersediaan infrastruktur terbatas di beberapa titik – Meskipun akses utama sudah membaik, beberapa lokasi masih membutuhkan pembangunan jalan dan listrik tambahan.
- Persetujuan lahan dan izin lingkungan – Proses birokrasi dan regulasi lingkungan harus dijalani secara hati-hati untuk mencegah konflik.
- Risiko harga tanah fluktuatif – Kenaikan harga yang cepat bisa memengaruhi perencanaan proyek dan daya beli masyarakat.
- Perlindungan kawasan hijau – Pengembang perlu memastikan pembangunan tidak merusak ekosistem dan tetap sesuai tata ruang.
Pengembang yang mampu mengelola tantangan ini dengan baik berpotensi meraih keuntungan optimal sekaligus menjaga reputasi.
Kebijakan Pemerintah Mendukung Investasi
Pemerintah Kabupaten Pasuruan menunjukkan sikap pro-investasi dengan menerapkan kebijakan yang mendukung pengembangan properti, antara lain:
- Kemudahan perizinan – Sistem perizinan online dan pendampingan untuk investor baru.
- Peningkatan akses transportasi – Pembangunan jalan, jembatan, dan perbaikan jalur publik untuk menunjang proyek.
- Fasilitasi insentif pajak dan lahan – Beberapa proyek strategis mendapat insentif untuk menarik investor besar.
- Program tata ruang berkelanjutan – Pengembangan properti harus mengikuti rencana tata ruang yang tetap menjaga lingkungan.
Kebijakan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi perusahaan properti yang mencari lokasi ekspansi di luar kota besar.
Respon Perusahaan Properti
Banyak perusahaan properti nasional dan regional menyambut positif peluang di Pasuruan Timur. Mereka menilai kawasan ini sebagai “pasar hijau” yang masih banyak lahan potensial dan memiliki prospek kenaikan nilai yang signifikan.
Beberapa pengembang besar bahkan sudah melakukan:
- Survei lokasi dan studi kelayakan
- Akuisisi tanah untuk proyek jangka menengah
- Pemasaran awal melalui situs properti online
- Kolaborasi dengan kontraktor lokal
Investor juga melihat peluang pertumbuhan jangka panjang karena Pasuruan Timur menjadi titik strategis untuk ekspansi ke wilayah Jawa Timur lainnya.
Prospek Jangka Panjang
Dengan meningkatnya permintaan hunian, fasilitas pendukung, dan kawasan industri, Pasuruan Timur diprediksi akan mengalami pertumbuhan properti signifikan dalam 5–10 tahun ke depan. Nilai tanah dan properti diperkirakan naik seiring meningkatnya infrastruktur, urbanisasi, dan investasi swasta.
Jika tren ini berlanjut, Pasuruan Timur berpotensi menjadi pusat ekonomi baru di Jawa Timur, mendukung pengembangan kawasan penyangga kota besar sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat lokal.
Franklin County News — Sektor pariwisata Jepang menghadapi tekanan signifikan akibat meningkatnya ketegangan diplomatik antara Tokyo dan Beijing. Perusahaan-perusahaan perjalanan dan destinasi wisata di Jepang melaporkan penurunan jumlah wisatawan asal China, yang selama ini menjadi salah satu sumber utama pendapatan industri pariwisata Jepang.
Dampak Ketegangan Diplomatik
Ketegangan Tokyo-Beijing muncul dari isu politik dan keamanan di kawasan Asia Timur, termasuk sengketa wilayah, latihan militer, dan pernyataan diplomatik yang memanas dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi ini membuat wisatawan China mempertimbangkan kembali rencana perjalanan mereka ke Jepang. Maskapai penerbangan, agen perjalanan, dan hotel-hotel di Jepang melaporkan penurunan reservasi signifikan, terutama di kota-kota populer seperti Tokyo, Kyoto, dan Osaka.
Seorang pengusaha travel di Tokyo menyatakan, “Biasanya musim liburan kami diserbu wisatawan China, tapi belakangan ini jumlahnya turun drastis. Ketegangan politik membuat orang ragu untuk datang, dan dampaknya langsung terasa pada bisnis kami.” Menurut data terbaru, kedatangan wisatawan China ke Jepang turun sekitar 25 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Efek pada Ekonomi Lokal
Penurunan jumlah wisatawan China berdampak langsung pada pendapatan sektor hospitality dan ritel. Restoran, toko suvenir, dan pusat perbelanjaan yang mengandalkan pengunjung China mengalami penurunan omset. Banyak usaha kecil dan menengah yang sebelumnya bergantung pada turis China mulai mencari strategi alternatif untuk bertahan, termasuk fokus pada pasar domestik atau wisatawan dari negara lain.
Selain itu, pelaku industri perjalanan menyebutkan bahwa paket wisata grup dari China, yang biasanya mengisi hotel dan transportasi, kini dibatalkan atau ditunda. Hal ini menyebabkan gangguan jadwal operasional dan penurunan pendapatan. “Kami harus menyesuaikan kapasitas hotel dan jadwal tur, yang tentu berdampak finansial,” ujar seorang manajer hotel di Kyoto.
Respons Industri Wisata Jepang
Pemerintah dan pelaku industri pariwisata Jepang berupaya menanggulangi dampak ketegangan diplomatik ini. Salah satu strategi yang ditempuh adalah memperluas pasar wisata, dengan menargetkan pengunjung dari negara-negara Asia Tenggara, Eropa, dan Amerika. Kampanye promosi digital dan paket wisata baru diperkenalkan untuk menarik wisatawan non-China.
Selain itu, beberapa kota destinasi populer mengintensifkan promosi untuk wisata domestik, mengajak masyarakat Jepang sendiri menikmati pariwisata lokal. Diskon hotel, tiket transportasi, dan paket wisata tematik diperkenalkan untuk menjaga tingkat hunian tetap stabil meski jumlah wisatawan asing menurun.
Tantangan Jangka Panjang
Analis pariwisata menilai bahwa ketegangan Tokyo-Beijing bisa memiliki dampak jangka panjang jika tidak segera dikelola secara diplomatik. “Pasar China sangat penting bagi Jepang, terutama dalam sektor pariwisata dan retail. Jika ketegangan berlanjut, sektor ini bisa kehilangan salah satu sumber pendapatan utama,” ujar seorang pakar ekonomi.
Selain masalah politik, muncul juga kekhawatiran terkait persepsi keselamatan wisatawan. Wisatawan cenderung menghindari negara yang dianggap rawan konflik atau mengalami ketegangan diplomatik. Oleh karena itu, reputasi Jepang sebagai destinasi aman dan nyaman menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan wisatawan.
Inovasi dan Adaptasi Bisnis Wisata
Meski menghadapi tekanan, pelaku industri wisata Jepang mulai beradaptasi. Beberapa agen perjalanan mengembangkan tur virtual dan pengalaman digital untuk menarik minat wisatawan yang ragu bepergian. Hotel-hotel memperkenalkan paket staycation dan aktivitas lokal untuk wisatawan domestik. Selain itu, layanan pelanggan multibahasa diperluas untuk mempermudah wisatawan dari negara lain selain China.
Strategi ini menunjukkan bahwa industri wisata Jepang tidak hanya mengandalkan satu pasar, tetapi berupaya diversifikasi untuk menghadapi risiko geopolitik. Para pelaku bisnis menekankan pentingnya fleksibilitas, inovasi, dan promosi efektif untuk menjaga kelangsungan usaha di tengah ketidakpastian politik.
Ketegangan Tokyo-Beijing memberikan tekanan nyata bagi bisnis wisata Jepang, terutama karena ketergantungan pada wisatawan China. Dampaknya meluas ke sektor hospitality, transportasi, dan ritel, menuntut pelaku usaha untuk beradaptasi cepat. Pemerintah dan industri pariwisata berupaya diversifikasi pasar, meningkatkan promosi domestik, dan menghadirkan inovasi layanan agar sektor ini tetap kompetitif.
Meskipun menghadapi tantangan, industri wisata Jepang menunjukkan kemampuan adaptasi tinggi, dengan strategi untuk mengurangi risiko geopolitik dan menjaga keberlanjutan bisnis. Ke depan, keberhasilan sektor ini akan bergantung pada kemampuan menyeimbangkan diplomasi, promosi wisata, dan inovasi layanan agar tetap menarik bagi wisatawan global, sambil memitigasi dampak ketegangan politik yang terus berkembang.
Franklin County News — Kini Morowali menjadi sentrum ekonomi kerakyatan dengan hadirnya ribuan pelaku usaha lokal maupun pendatang yang jeli memanfaatkan peluang. Kehadiran Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) memang tak hanya berdampak meningkatkan kesempatan kerja di sektor manufaktur, tapi sekaligus menjadi katalisator dalam pertumbuhan wirausaha di daerah tersebut. Data Departemen HR PT IMIP pada September 2025 mencatat, ada 86.804 tenaga kerja beraktivitas di dalam kawasan industri ini.
Salah satu pelaku usaha yang menangkap prospek bisnis tersebut adalah Kasmir (29), pemuda asal Bulukumba, Sulawesi Selatan. Hobi memasak yang ia tekuni sejak SMP menjadi modal awal membuka rumah makan “Rica” di Keurea, Kecamatan Bahodopi. Sebelum merintis usaha mandiri, Kasmir sempat bekerja sebagai karyawan di dalam kawasan IMIP sambil menjajakan katering dan aneka kue sebagai sampingan. Bersama seorang rekannya, ia kemudian membuka kios oleh-oleh di Dusun Tabo, Desa Labota, untuk mengumpulkan modal awal.
Melihat banyaknya bahan baku ikan cakalang di Bahodopi, Kasmir memutuskan mendirikan usaha rumah makan lengkap dengan sajian khasnya. Menu yang ditawarkan antara lain rica cakalang, udang dan daging sapi. Keberaniannya beralih profesi dari karyawan menjadi wirausahawan didasari keyakinan bahwa sektor kuliner memiliki prospek menjanjikan. Berlatar belakang pendidikan sarjana Teknik Industri, ia memanfaatkan pengetahuan perencanaan produk yang pernah dipelajarinya. Kini, rumah makan Rica mempekerjakan empat karyawan dan menghasilkan omzet lebih dari Rp50 juta per bulan. “Selagi masih muda dan belum ada tanggungan, kenapa takut mencoba. Kalau gagal, masih bisa bangkit lagi,” optimisnya.
Peluang lain juga ditangkap Kadar Usman (65), warga Desa One Ete, Kecamatan Bungku Pesisir. Pada 2010 lalu, jauh sebelum kawasan IMIP berkembang seperti saat ini, ia melihat kebutuhan hunian sementara bagi pendatang yang mulai berdatangan di Bahodopi. Bermodal hasil penjualan kendaraan pribadi dan pinjaman bank, Kadar membangun penginapan pertamanya di Desa Keurea. Kondisi bangunan di permukiman yang masih beratap rumbia dan berlantai tanah saat itu membuat penginapannya menjadi pilihan bagi calon pekerja dan tamu perusahaan di kawasan IMIP.
Berawal dari 30 kamar yang disewakan bulanan, “Penginapan SKP” kini berkembang menjadi tiga cabang di Keurea dan Kecamatan Bungku Pesisir, dengan total lebih dari 100 kamar. Rata-rata 30–40 kamar terisi setiap malam, dengan tarif Rp100 ribu hingga Rp 300 ribu. Dalam sebulan, omzet yang diperoleh mencapai Rp100 juta sampai Rp 150 juta. Menurut Kadar, lokasi yang dekat dengan kawasan industri membuat tingkat hunian stabil. “Usaha penginapan tidak ada ruginya. Pemasukan dari sewa kamar sudah jadi modal perputaran,” ujarnya.
Ruang kemandirian ekonomi lainnya dilakoni Fitri (29 tahun), pengusaha salon di Keurea. Fitri dan adiknya, Adrian (26), mendirikan usaha “King Mbohu” pada 2022 mengingat belum ada usaha pangkas rambut kala itu. Adrian tertarik membuka jasa komersial setelah mengantongi sertifikat ahli kapster (cukur dan tata rambut) setahun sebelumnya. Selang tiga tahun, usaha ini meraup untung besar, sehingga dapat menambah cabang dan meningkatkan layanan perawatan rambut dengan tarif Rp60 ribu sampai Rp100 ribu. Jumlah pelanggannya setiap hari antara 30–50 orang yang didominasi karyawan, termasuk TKA asal China.
HIPMI Programkan Pendampingan dan Fasilitasi Usaha
Ketua Dewan Pembina Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Morowali, Mohammad Sadhak Husain ZA, mengakui, masyarakat di lingkar kawasan IMIP memiliki kepekaan tinggi terhadap peluang bisnis. Banyak karyawan yang mengembangkan bisnis sampingan seperti pakaian daring, penatu (laundry) hingga kedai kopi. “Tanpa kami edukasi pun, warga sudah punya inisiatif kuat dalam berwirausaha,” kata Sadhak. Motivasi mereka dalam berusaha menunjukkan kemampuan beradaptasi dengan perubahan yang terus berlangsung.
Kawasan Industri Morowali Indonesia (IMIP) kembali menjadi magnet bagi para wirausahawan yang ingin memanfaatkan peluang bisnis menjanjikan. Dengan berkembangnya sektor industri di daerah ini, mulai dari pertambangan nikel, smelter, hingga industri pendukung lainnya, banyak pengusaha lokal maupun nasional melihat potensi besar untuk berinvestasi.
Para wirausahawan memanfaatkan berbagai peluang, mulai dari penyediaan logistik, katering, transportasi, jasa konstruksi, hingga layanan keseharian bagi pekerja industri. Pertumbuhan perusahaan besar di IMIP secara tidak langsung membuka ruang bagi UKM dan pelaku usaha baru untuk menyediakan produk dan layanan yang dibutuhkan oleh ekosistem industri.
Menurut pengamat ekonomi, kawasan industri yang padat aktivitas seperti IMIP memberikan efek multiplier yang signifikan. Setiap proyek besar yang berjalan membutuhkan rantai pasok luas, sehingga wirausahawan dapat memanfaatkan peluang ini untuk memperluas usaha mereka. Tidak hanya menghasilkan keuntungan, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.
Beberapa wirausahawan lokal bahkan mengaku bisnis mereka tumbuh lebih cepat sejak memfokuskan layanan atau produk untuk memenuhi kebutuhan industri di IMIP. Misalnya, jasa catering untuk pekerja pabrik, pengadaan alat tulis dan perlengkapan kantor, hingga layanan transportasi karyawan kini semakin diminati.
Kawasan IMIP juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung yang mempermudah wirausahawan beroperasi, termasuk akses infrastruktur, jaringan logistik, dan dukungan pemerintah daerah. Hal ini membuat iklim bisnis menjadi lebih kondusif dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Dengan terus berkembangnya industri dan meningkatnya permintaan jasa serta produk penunjang, wirausahawan yang cerdas dan adaptif diprediksi akan terus menemukan peluang baru di kawasan IMIP. Kawasan ini bukan hanya pusat industri, tetapi juga menjadi ladang bisnis yang prospektif bagi pengusaha yang siap memanfaatkan momentum pertumbuhan.
Franklin County News — Bali, terutama kawasan Ubud, telah lama dikenal sebagai pusat spiritual dan healing alami. Namun, seiring popularitasnya, banyak spot indah di Ubud kini dipadati wisatawan, mengurangi esensi ketenangan yang dicari para pencari damai. Bagi Anda yang mendambakan liburan ke Bali dengan fokus pada ketenangan (mindfulness) dan penyembuhan diri (healing) yang autentik, berikut adalah empat rekomendasi lokasi tersembunyi yang menawarkan kedamaian alami, jauh dari hiruk pikuk keramaian turis.
1. Tirta Empul Tampak Siring (Di Luar Jam Puncak)
Meskipun Pura Tirta Empul adalah lokasi iconic dan ramai, esensi ketenangan dan spiritualitasnya masih dapat dinikmati dengan strategi yang tepat.
Kunci untuk merasakan kedamaian di Tirta Empul adalah dengan datang sangat pagi (sebelum pukul 08.00 WITA) atau sore hari menjelang penutupan (setelah pukul 17.00 WITA). Pada jam-jam ini, rombongan besar turis biasanya belum tiba atau sudah pulang.
- Pura ini terkenal dengan kolam permandian air suci yang bersumber dari mata air alami. Melakukan ritual Melukat (pembersihan diri) di dalam kolam ini saat suasana sepi memberikan pengalaman spiritual yang dalam dan meditatif. Cahaya pagi yang lembut atau senja yang tenang menambah aura sakral pada ritual tersebut.
- Fokuskan perhatian pada 13 pancuran air yang berbeda, masing-masing dipercaya memiliki makna pembersihan yang spesifik
2. Campuhan Ridge Walk (Fajar Menyingsing)
- Campuhan Ridge Walk adalah jalur trekking yang membentang di atas bukit, populer karena pemandangan lembah hijau yang memukau. Namun, pada siang hari, jalur ini bisa sangat ramai dan panas.
- Datanglah saat fajar menyingsing (sekitar pukul 06.00 WITA). Pada waktu ini, Anda akan disuguhi udara pagi yang sejuk, embun tipis, dan langit yang berubah warna dari gelap menjadi emas. Hanya segelintir pelari dan penduduk lokal yang berada di sana, menciptakan suasana yang sangat tenang dan pribadi.
- Trekking pagi adalah sesi walking meditation yang sempurna. Jauhnya dari suara kendaraan dan dekatnya dengan suara alam desiran angin di padang rumput dan kicauan burung memungkinkan Anda benar-benar fokus pada napas dan langkah kaki Anda. Pemandangan pohon kelapa yang berbaris dan lembah sungai yang berkabut memberikan rasa damai yang menenangkan.
- Bawa bekal air dan jangan terburu-buru. Nikmati matahari terbit dari puncak bukit sebelum kembali.
3. Air Terjun Tukad Cepung (Akses Tengah Hari Low Season)
Terkenal dengan cahaya surga (rays of light) yang menembus celah gua, Tukad Cepung sering kali dipenuhi antrean panjang untuk berfoto. Namun, ada cara untuk mendapatkan pengalaman yang lebih intim.
Hindari musim puncak (Juli-Agustus) dan cobalah datang pada tengah hari (sekitar pukul 11.00 – 13.00 WITA) di hari kerja. Pada waktu ini, meskipun cahaya matahari paling kuat, beberapa turis memilih istirahat makan siang. Selain itu, fokus pada perjalanan menuju air terjun. Jalur menurun menuju gua adalah sesi trekking yang tersembunyi dan indah.
- Keunikan Tukad Cepung adalah sensasi berada di dalam gua alami. Suara gemericik air terjun yang teredam di dalam gua, dikombinasikan dengan udara yang dingin dan lembap, menciptakan suasana yang menenangkan, hampir seperti berada di dalam kathedral alami. Meskipun mungkin ada beberapa orang, fokuskan pandangan Anda pada tekstur batu dan rintik air.
- Ambil waktu sejenak untuk duduk di bebatuan di bawah, tutup mata, dan dengarkan resonansi air di dalam gua
4. Subak Juwuk Manis (Jalur Sawah Tersembunyi)
Banyak wisatawan mengenal Sawah Tegalalang, yang sangat padat. Sebagai gantinya, carilah Subak Juwuk Manis (juga dikenal sebagai Sunset Rice Field Walk), yang terletak tersembunyi di belakang jalan utama Ubud.
Subak Juwuk Manis adalah jaringan sawah kecil yang masih dipertahankan oleh sistem irigasi tradisional Bali (Subak). Akses masuknya tersembunyi di antara gang-gang sempit di pusat Ubud, sehingga tidak mudah ditemukan oleh bus tur besar.
- Tempat ini menawarkan pemandangan sawah hijau yang luas, dengan petani yang masih bekerja secara tradisional. Anda dapat berjalan kaki di antara pematang sawah (galengan), merasakan udara pedesaan yang bersih, dan menikmati kesunyian yang kontras dengan hiruk pikuk Ubud yang hanya berjarak 50 meter. Di sini, Anda bisa menemukan kedai kecil yang dikelola keluarga, menjual kopi dan smoothie lokal, jauh dari kafe komersial besar.
- Khusus Kunjungi pada sore hari (pukul 16.00 WITA) untuk menikmati warna emas matahari terbenam yang memantul di sawah.
- Dengan memilih waktu dan lokasi yang tepat, liburan healing Anda di Ubud dapat menjadi pengalaman yang otentik dan benar-benar memulihkan, menjauhkan Anda dari keramaian dan mendekatkan Anda pada kedamaian Bali yang sebenarnya.
Franklin County News — Arena kreatif Indonesia kembali bergairah dengan pembukaan Jakarta IP Market (JIPM) 2025. Mengangkat tagline License Deal Distribute, perhelatan dua hari yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Komite Ekonomi Kreatif Jakarta (KE JKT) ini berhasil mengumpulkan total 100 karya kekayaan intelektual (KI) atau Intellectual Property (IP) dari 28 eksibitor.
Acara yang berlangsung di Hotel Grand Sahid Jaya, Sudirman, Jakarta, ini dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno. JIPM 2025 menjadi platform pasar dan kolaborasi IP pertama dan terbesar di Indonesia, menegaskan ambisi Jakarta untuk melompat menjadi pusat ekonomi kreatif berbasis IP di kawasan Asia Tenggara.
Ajang Kolaborasi Kreator dan Investor
Fkus utama JIPM 2025 adalah memfasilitasi pertemuan strategis antara para kreator konten lokal dengan calon investor, buyer dari industri manufaktur, retail, dan distributor, baik dari dalam maupun luar negeri.
1. Membawa IP Lokal ke Pasar Global
Kehadiran 100 IP, yang mencakup berbagai sektor mulai dari animasi, gim, komik, musik, hingga desain, menjadi sinyal positif terhadap kematangan ekosistem ekonomi kreatif Ibu Kota. Karya-karya yang dipamerkan tidak hanya menonjolkan kreativitas visual, tetapi juga memiliki potensi komersial tinggi untuk dilisensikan menjadi produk turunan (merchandise), video game, hingga serial film.
Wakil Gubernur Rano Karno dalam sambutannya menyatakan kekagumannya terhadap kualitas kreasi yang ditampilkan. “Ini menjadi awal. Jakarta sedang memancing kreator lokal untuk tampil. Mungkin suatu saat akan lahir IP Indonesia, bukan hanya IP Jakarta,” ujarnya, menekankan pentingnya peran Intellectual Property sebagai fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi Jakarta di masa depan.
2. Pentingnya Kualitas dan Kualitas
JIPM 2025 tidak hanya fokus pada kuantitas transaksi, tetapi juga kualitas perlindungan KI. Berbagai sesi IP Talks dan workshop digelar, melibatkan pakar dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) dan akademisi, untuk membahas strategi komersialisasi paten dan hak cipta. Hal ini memastikan bahwa IP yang diperdagangkan memiliki perlindungan hukum yang kuat sebelum memasuki pasar yang lebih luas.
Memperkuat Identitas Visual Jakarta
Selain sebagai pasar, JIPM 2025 juga menjadi wadah strategis bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menggandeng komunitas kreatif dalam merancang identitas visual baru kota.
Wagub Rano secara khusus meminta para kreator untuk berkontribusi dalam merancang tiga identitas visual penting bagi Pemprov DKI:
- Logo Jakarta: Wajah visual baru Ibu Kota pasca penetapan IKN.
- Logo 500 Tahun Jakarta: Perayaan tonggak sejarah kota.
- Logo Enjoy Jakarta: Brand pariwisata yang lebih segar dan modern.
Permintaan ini menegaskan bahwa IP dan karya kreatif bukan hanya urusan bisnis, tetapi juga alat strategis dalam membangun city branding dan memperkuat daya saing kota di kancah global.
Proyeksi dan Target Ambisius
Melalui event seperti JIPM, Pemprov DKI Jakarta menargetkan peningkatan penilaian kota dalam hal inovasi dan kreativitas. Tujuan jangka panjangnya adalah masuk ke dalam 50 besar kota global yang diakui sebagai pusat IP dan ekonomi kreatif.
Keberhasilan universitas-universitas dalam mengkomersialkan paten, seperti yang dicontohkan oleh Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan lisensi paten senilai ratusan miliar rupiah, menjadi inspirasi bahwa hilirisasi hasil riset dan IP yang terdaftar dapat menjadi penggerak nyata bagi ekonomi nasional. JIPM 2025 diharapkan dapat mereplikasi kesuksesan ini di tingkat konten kreatif.
Dengan dukungan infrastruktur digital dan regulasi yang semakin memihak kreator, JIPM 2025 menjadi momentum penting untuk menginkubasi dan meluncurkan super-IP dari Indonesia yang siap mendunia, mengubah karya kreatif lokal menjadi aset bisnis bernilai tinggi.